Agresif Verbal di Media Sosial Instagram

Fina Afriany, Ikhsan Alfarisi, Ade Sofa, Asma Handayani, Elvita Sari, M Lucvaldo, Rudy Rudy

Sari


Media sosial atau disebut jejaring sosial menyita perhatian masyarakat Indonesia, remaja pada khususnya. Media sosial dinilai bisa menjadi wadah bagi karya, opini dan tanggapan, bahkan media untuk mengekspresikan keadaan yang terjadi. Salah satu dari sekian banyak sosial network (jejaring sosial) tersebut adalah Instagram. Instagram juga dapat menampilkan foto-foto secara instan dan mengirimkan informasi kepada orang lain dengan cepat. Dengan instagram dapat mengunggah foto dengan menggunakan jaringan internet, sehingga informasi yang ingin disampaikan dapat diterima dengan cepat. Penggunaan media sosial dapat membuat seseorang menjadi ketergantungan yang sedikit demi sedikit membawa remaja kesuatu pola budaya yang baru dan menentukan pola pikir. Pola pikir individu akan mempengaruhi sikap dan perilaku termasuk di dalamnya adalah agresifitas. Perilaku agresif merupakan hasil dari proses belajar sosial melalui pengamatan terhadap dunia sosial. Pemicu terjadinya agresi adalah ketika seseorang mengalami satu kondisi emosi tertentu, yang sering terlihat adalah emosi marah. Perasaan marah berlanjut pada keinginan untuk melampiaskannya dalam bentuk tertentu pada objek tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perilaku egresif verbal di media sosial instagram. Metode deskriptif dengan pendekatan analisis kualitatif, dengan jumlah subyek 5 orang. Hasil penelitian menunjukkan adanya perilaku agresif yang dikarenakan keadaan emosional pengguna seperti kebenciaan, iri, dan faktor ketidaksukaan terhadap apa yang dimunculkan di instragram.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Arikunto, Suharsimi. (2009). Manajemen Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

Ahmad, Susanto. (2013). Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Baron, R. A., & Byrne, D. (2002). Psikologi Sosial. (Penerjemah: Ratna Djuwita, dkk) Jakarta: Erlangga.

Bowers, T. G., Holmes, E. S., & Rhom, A. (2010). The nature of mass murder and autogenic massacre. Journal of Police and Criminal Psychology, 25, 59-66.

Buss, A. H. Perry, M. (1992).

Istiqomah. (2017). Penggunaan media sosial dengan tingkat agresivitas remaja. Jurnal Insight Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Jember Vol. 13, No. 2, Oktober 2017.

Kulsum Umi, Jauhar Mohammad. (2014). Pengantar Psikologi Sosial. jakarta: Prestasi Pustaka Jakarta

Slater.M.D. (2003).Violent Media Content And Aggressiveness In Addolescent. A downrad Spiral Model. Comunication Research.

Sarwono, S. W. Psikologi Remaja Edisi Revisi. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. 2012

Sarwono, S. W. (2002). Psikologi Sosial: Individu dan Teori-teori Psikologi Sosial. Jakarta: PT. Balai Pustaka.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.